Berita Bisnis

Pupuk Indonesia Luncurkan Program Customer Centric Guna Tingkatkan Pelayanan

Pupuk Indonesia Luncurkan Program Customer Centric Guna Tingkatkan Pelayanan

Pupuk Indonesia Luncurkan Program Customer Centric Guna Tingkatkan Pelayanan

Hasil gambar untuk Pupuk Indonesia

Sebagai prinsip Perusahaan untuk menaikkan fokusnya terhadap pelayanan pelanggan, PT Pupuk Indonesia (Persero) meluncurkan Program Customer Centric Model di Kantor Pupuk Kujang di Cikampek, terhadap Rabu (17/2).
FS88BET
Program Customer Centric Model (CCM) sendiri adalah program Pupuk Indonesia yang ditujukan untuk menaikkan mutu pelayanan terhadap pelanggan, terlebih petani sebagai pelanggan utama bersama dengan memperkenalkan produk-produk ritel Pupuk Indonesia Grup yang cocok bersama dengan keperluan pertanian.

Menurut Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia, Nugroho Christijanto, lewat program ini perusahaan mengusahakan memperkuat kemitraan bersama dengan distributor dan kios selaku pihak yang dekat bersama dengan konsumen.

“Kepada distributor, kios, dan semua mitra bisnis Pupuk Indonesia Grup, kita mengucapkan terima kasih atas hubungannya selama ini. Kami ingin interaksi itu tidak berkurang dan insya Allah bakal meningkat lagi, dan mari kita bersama dengan sama untuk bisa melakukan program CCM ini bersama dengan baik,” ujar Nugroho.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Gusrizal, mengutarakan bahwa cocok bersama dengan sistem transformasi di Pupuk Indonesia Grup, program ini adalah keliru satu inisiatif strategis yang jadi pilar transformasi tersebut.

“Perusahaan kudu membuat perubahan mindset, berasal dari yang pada awalnya production centric, jadi kastemer centric. Perusahaan dituntut untuk lebih sensitif terhadap keperluan dan permintaan pelanggan, terlebih para end user, yaitu petani, baik itu untuk tanaman pangan, hortikultura maupun komoditas lainnya,” ujar Gusrizal.

Menurut Gusrizal, Pupuk Indonesia berharap bisa lebih baik kembali menjangkau dan menyentuh pelanggan, yaitu para petani, lewat program CCM.

“Kami inginkan memberi tambahan sarana yang lebih baik kembali dalam mencukupi keperluan petani. Dan kuncinya terdapat terhadap bagaimana kita membina interaksi yang baik bersama dengan para distributor dan pemilik kios. Riset perlihatkan bahwa peran distributor dan kios benar-benar perlu dalam menunjang petani menentukan pilihan keperluan pupuk dan input lainnya,” lanjut Gusrizal.

Pada 2020 lalu, pilot project program CCM telah ditunaikan di 4 Kabupaten, yaitu Batu, Lamongan, Indramayu, dan Sukabumi. Selanjutnya, selama bagian pertama CCM terhadap 2021, program CCM direncanakan untuk diadakan di 85 Kabupaten dan Kota yang tersebar di semua lokasi Indonesia.

Pilot project program CCM telah perlihatkan hasil yang positif, yaitu terdapatnya perkembangan penjualan yang meraih siginifikan.

Pertumbuhan selanjutnya terjadi berkat sejumlah inisiatif yang ditunaikan oleh produsen, distributor, dan kios, seperti program direct reward, insentif untuk kios, product data bagi petani, pengecer, dan salesman distributor, branding kios, dan ketersediaan produk.

Selain itu, lewat skema CCM penjualan product pupuk non subsidi yang sebelumnya tetap terkonsentrasi di lokasi Jawa Timur dan Jawa Barat bakal jadi merata ke semua lokasi Indonesia.

Kedepannya, lewat program CCM perusahaan memiliki rencana membangun distributor excellence, memperkuat interaksi bersama dengan distributor, kios dan petani, membangun kolaborasi, membangun digitalisasi yang terintegrasi, menciptakan pelayanan yang unggul serta memberi tanggapan cepat sementara keluar kendala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *